Minggu, 09 Februari 2014

change


Segalanya tampak berbeda...
Apa itu ??
Aku pun tak mengerti apa yang sedang berusaha aku torehkan dalam tulisan kali ini.. aku hanya ingin bercerita bercerita dan bercerita tanpa henti..
Banyak hal yang kurasakan yang tak mampu dan takkan cukup hanya dengan mengucapkannya....
Hari ini, bukan... beberapa hari belakang ini tepatnya...
Aku sedang berusaha melawan diriku sendiri,, ego yang menyatu dalam jiwaku ini sedang berusaha kuseimbangkan dengan kenyataan...
Yahh.. aku sedang berusaha memperbaiki diriku... lagi... 
Sejak dulu aku mempunyai harapan yang sederhana...  aku hanya ingin menjadi anak yang membanggakan untuk orang tuaku, adik yang baik untuk kakakku, istri yang shalihah untuk suamiku kelak, dan juga ibu yang penuh kasih sayang untuk anak2ku kelak.
Tapi kenyataannya, selama ini... aku terlalu banyak memikirkan urusan duniawi sja...
Beberapa mnggu yang lalu, aku bercerita panjang dengan mamiku via telfon...
Hanya karena aku menjawab, pertanyaan mamiku yg blg “aku sedang apa?” mamiku akhirnya membuka mata hatiku untuk kesekian kalinya.... dan kali ini bener2 menggugah hatiku....
Yahh,, saat mamiku menelfon, waktu itu aku baru saja selesai shalat Isya, aku sedang sibuk membaca dan berusaha menghafal doa-doa sehari-hari.... sejujurnya, aku sedang merindukan masa kecilku di mesjid tempat mengajiku dulu... banyak teman.. shalat ashar bareng, ngaji bareng.. menghafal doa2... dll...
Tapi semenjak aku tamat dari mengajiku itu, aku sudah tak rajin lagi menghafal doa-doa.. aku terlalu sibuk dalam skolah, les, latihan bela diri, dll lahh....
Akhirnya, sampai besar begini.. aku hanya membaca doa-doa yang aku tahui sejak kecil itu, namun tak menambahnya lagi.. ckckck.. astagfirullah...
Malam itu, selepas shalat isya, aku duduk di depan meja, depan laptopku seperti biasanya.. tidak lama pandanganku berpindah ke rak buku yang berjejer rapi di samping laptopku... ternyata masih ada beberapa buku yang belum sempat aku baca karena kesibukanku di kantor beberapa hari ini...
Aku mulai membersihkan buku-buku kesayangku itu dari debu2 tipis yang berada di atasnya, sungguhh,, aku begitu mencintai buku-bukuku ini... sebab aku suka membaca.. walaupun banyak lupa juga , hehhee ^_^.. tapi aku tetap senang membaca dan membaca,,,,
Dan akhirnya aku menemukan buku tuntunan shalat tahajud, shalat dhuha dan doa-doa.. yang belum sempat aku baca-baca itu... padahal buku itu sudah sebulan lebih berada di rak bukuku..
Aku mulai membuka dan membacanya perlahan...
Humm.. aku menemukan ketenangan yang tidak kudapatkan ketika aku bermain internet ketika aku jenuh seperti biasanya...
Yaaa.. seperti sesuatu yang menggerakkan batinku untuk membacanya trus trus dan trus....
Sampai beberapa menit kemudian, mamiku pun menelfon...
Aku tak mengerti apa yang membuatku akhirnya berkata kepada mamiku,
“ma, maafkan aku... aku ingin berubah... ridhai aku ma.. doakan aku... aku mohon.. bantulah aku dengan doamu , ma... aku merindukanmu...” dan air mataku pun menetes..
Walaupun tak melihatnya, tapi aku bisa merasakan,.. disana.. mamiku pun menangis.. walaupun tak banyak untuk memperjelas maksudku itu, ternyata mamiku mengerti yang yang aku bilang aku coba katakan itu apa...
Akhirnya mamiku blg,, “sudahlah nak, berhentilah mengejar kesuksesan di dunia ini kamu hampir buta dengan duniawi ini...kamu menyepelekan kesuksesan akhiratmu, astagfirullah'aladzim. Aku tau bagaimana semangatmu untuk menjadi orang sukses, tapi bukan seperti ini nak, ingatkah kamu wanita hebat yang mami bilang dulu itu.. ialah wanita shalihah yang selalu rendah hati dan selalu memohon ampunan-Nya, wanita yang tau kewajibannya sampai mana, wanita yang selalu mendapatkan ridho-Nya, selalu berusaha untuk cantik dimata_Nya... seperti itulah nak!”
Dan saat itu, aku seperti tertusuk seribu jarum di dadaku,,, sungguh sakit mendengar kata-kata itu keluar dari mulut ibuku sendiri...
Aku sungguh tidak mengerti yang beliau maksudkan itu apa...
Yaa, aku akui selama ini... aku belum cukup bisa memahami soal agamaku sendiri... karena.. yaa aku sama seperti perempuan-perempuan remaja kebanyakan diluar sana... aku ingin bersenang-senang dengan caraku sendiri...
Aku ga mau di bilang “sok alim”, aku malah bangga ketika orang menganggapku “anak gaul” ..
Tetapi sesungguhnya.. ada sisi dibalik hati kecilku ini... aku ingin sekali menjadi perempuan shalihah... tapi belum ada jalannya.. yah seperti itulah kira2 yang kufikirkan selama ini... aku sudah terlanjur terkenal cuek, tomboy, dll lahh... jadi akhirnya.. aku hanya berpura-pura bodoh dan ga mau tau selama ini...
Tapi setiap kali aku melihat perempuan berhijab besar, walaupun di mulutku aku bilang,, “ehh apa ga panas tuh pake gtuan??” tapi dalam hatiku, aku berkata , “subhanallah, cantik sekali perempuan itu!”
Apa kalian mengerti yang aku maksudkan ini ????
Yahhh,,,, aku melihat perempuan itu cantik bukan dari parasnya, tapi akhlaknya yg ditunjukkan oleh pakaianx, ketaatanx pada agamanya, juga kelembutan dalam tutur katanya....
Sungguh.. itulah perempuan cantik sebenarnya, menurutku...
Dan aku ingin seperti mereka... aku ingin ada seseorang yang mengatakan padaku, betapa cantiknya aku dalam balutan jilbabku ini.. dalam tutur kataku yng enak didengar dan menyejukkan hati...
Aku bahkan terlalu gengsi pada diriku sendiri, hingga aku merasa aku jatuh terlalu dalam.. dan aku bahkan malu untuk bangkit lagi... aku merasa MASIH jatuh cinta pada rambut panjangku, pakaian minimku, dll.. yang merupakan DOSA besar dalam agamaku ketika aku melakukannya... aku sadar sungguh aku sadar slama ini, aku sudah terlalu banyak melakukan dosa besar...
Tapi sungguh, aku benar2 ingin berubah... tapi mendapat hidayah dari_Nya itu begitu susah, niat yang muncul dari hati itu tak kunjung datang...
Hingga Allah SWT akhirnya mengijabah doaku lewat ibuku...
Orang yang paling aku hormati di dunia ini...
Aku berharap ini benar2 jalan yang tak putus, hingga ajal menjemputku...
Aku akan berusaha, untuk menjadi yang terbaik dimata_Nya...
Sungguh melawan diri sendiri itu jauh lebih sulit daripada melawan seseorang yang membenci kita....
Selama ini, aku memang selalu kalah oleh bujuk rayu setan di telingaku, tapi tidak untuk kali ini... aku akan berusaha.... !!!!
Doakan aku  ya... aku hanya ingin menjadi salah satu perempuan penghuni surga yang di sayang Allah SWT. Aamiin.,

Kamis, 02 Januari 2014

It Only Hurts When I'm Breathing | Shania Twain (good song)

Hope life's been good to you

since you've been gone

I'm doin' fine now--I've finally moved on

It's not so bad--I'm not that sad



I'm not surprised just how well I survived

I'm over the worst, and I feel so alive

I can't complain--I'm free again



[Chorus:]

And it only hurts when I'm breathing

My heart only breaks when it's beating

My dreams only die when I'm dreaming

So, I hold my breath--to forget



Don't think I'm lyin' 'round cryin' at night

There's no need to worry, I'm really all right

I've never looked back--as a matter of fact



[Repeat Chorus]



It only hurts when I breathe



Mmm, no, I've never looked back--

as a matter fact



[Repeat Chorus]



Hurts when I'm breathing

Breaks when it's beating

Die when I'm dreaming

It only hurts when I breathe

Selasa, 31 Desember 2013

aku dan perasaanku




Kadang aku berfikir, aku ingin segalanya berjalan seperti yang aku mau...
Emang aku “TUHAN” .. huuhh begitu bodoh rasanya memikirkan hal semacam ini...
Seharusnya aku percaya,  Tuhan akan memberiku yang terbaik...
Tapi namanya juga manusia biasa, kadang aku merasa kesal dan marah pada Tuhan...
Saat ini diluar sedang hujan, kadang aku bertanya-tanya...
Kenapa ya pada akhirnya aku berada di samarinda sini ??? begitu jauh dari semua hal yang ada di Makassar ???
Dulu, aku sering banget berfikiran , “kapan yang aku bisa ninggalin makassar dan pergi untuk menjalani hidup yang baru?”
Dan sekarang Tuhan menjawab doaku, aku bener2 pergi dari makassar...
Aku yakin, di luar sana banyak sekali yang juga berkeinginan sama denganku..
Pergi... jauh dari tempat dimana kita dibesarkan..... menjalani hidup baru, teman baru, tempat tinggal baru, lingkungan baru, semua hal dengan nuansa baru...
Tapi, setelah aku merasakannya, aku sadar, se’Asyik2nya dunia luar yang ada seperti dalam benak kita.... rumah kita sendirilah.. adalah tempat yang paling indah di dunia ini....
Bisa kumpul bersama mami, ayah, kakak dan semua orang yang tlah bersama-sama kita sejak kita lahir... itulah kebahagiaan yang tidak bisa kita dapatkan di tempat perantauan seperti ini,,, itulah pengobanan yang harus kita trima... mau ga mau ... kita harus tetap menjalaninya..
Buatku sih, jauh dari mereka adalah hal biasa.... sejak kecilkan aku sudah terbiasa tidak selalu bergantung pada orang tua... sekalipun tak bisa kupungkiri, dalam beberapa hal aku masih terlihat seperti kekanak-kanakan kata teman2ku, aku manja... tapi aku mandiri.. aku cengeng.. tapi aku tegar... bukan hal yang salah bukan jika aku menangis ??? memberontak ??? sudah hal biasa bagiku, menghapus air mata ini sndirian.... sama halnya dengan sebuah kebahagiaan..... sudah biasa rasanya aku berada dalam situasi yang tidak membahagiakan.... hahahaha terkadang aku merasa begitu bodoh karena terus-terusan melakukan semuanya sendirian.. seperti kubangun tembok yang tinggi antara aku dan orang tuaku.. juga orang lain yang berusaha mengenalku lebih dekat...
Dinding itu begitu tebal dan keras... hingga mereka tak bisa menghancurkannya...
Sayangnya... dibalik tembok itu.. ada aku yang merasa sepi.. ada aku yang terlelap sendirian dengan air mata yang terus-terusan membasahi pipiku.... ada aku yang terus merontah kesakitan... ada aku yang terus-terusan merintih menahan rindu...
Ingin kuhancurkan tembok itu,, tapi bahkan aku tak mampu kulakukan sendirian...
Itu sudah terlalu lama kubangun hingga dia berdiri begitu kokohnya sekarang...
Kuharap suatu saat nanti,  tembok yang memisahkan aku dan kalian bisa runtuh... dan bisa kupeluk kalian.... karena disini aku sungguh merasa ketakutan sendirian.. sungguh... sungguh aku takut.

Senin, 30 Desember 2013

MAMA, maafkan aku...


Aku sedang marah pada diriku sendiri...
Seperti ingin triak dan lari dari kenyataan ini lagi...
Selalu saja seperti ini setiap kali aku tak mampu meraih apa yang kuharapkan..
Teramat sedih, teramat sakit rasanya...
Sendiri.. yahh kini aku sendiri.......
Tak mampu rasanya kujalani hidup ini,,
sampai kapan aku akan bertahan ?
Kali ini aku betul-betul membuat mereka kecewa..
2 hari ini kukurung diriku dalam kamar tanpa makan tanpa minum... hatiku sedih, rapuh, aku bahkan sendiri tanpa seseorang yang berusaha menghiburku di saat2 seperti ini...
Sempat aku baca di timeline twitterku, seseorang berkata bahwa “di saat kita dihadapkan dalam kondisi yang paling terburuk dalam hidup kita, yang selalu ada di sisi kita itu adalah MAMA”
Humm.. aku cuma bisa tersenyum kecut membacanya..
Karena tak sedikitpun aku merasakan seperti itu..
Bahkan yang membuatku seperti ini adalah mama... bagaiamana bisa dia akan di sisiku ???
Bukan bermaksud menyalahkan mama, tapi sejujurnya hal yang membuatku seperti ini sekarang itu adalah karena aku merasa aku belum bisa membahagiakannya...
Seperti ingin mati saja rasanya, setiap kali membuatnya kecewa...
Aku tidak mengerti, kenapa aku terus mengurung diriku seperti ini ??? terus-terusan menutupi lukaku sendirian,, berusaha membodohi diri sendiri...
Beberapa menit yang lalu, aku mengirimkan mamaku sebuah pesan, “ma, aku minta maaf”
Dan rasanya setelah itu aku hanya ingin terus memandangi telfonku, berharap dia akan membalas secepatnya... tapi..... sampai sekarang, tak ada 1 pesan pun dari dia yang masuk...
Akankah dia tidak bisa memaafkanku?? Mungkinkah dia kecewa karena kali ini aku tidak bisa memenuhi permintaannya.?? Ohh Tuhan....
Aku merasa menjadi anak yang paling bodoh di dunia ini...
Maafkan aku ma.. kumohon maafkan aku membuatku kecewa...

Kamis, 19 Desember 2013

Dunia Kesendiran Menemani ku by Mahabatisyah Zaheer Al Fathan




SEPI ….
AKU HANYA BERTEMAN DENGAN SEPI
MENIKMATI INDAH BAYANG MU DISINI
SENDIRI…
KU TERPERANGKAP SEORANG DIRI MENYUSURI LANGKAH KAKI YANG ENTAH TAHU AKAN KEMANA
HILANG…
SEMUA TELAH HILANG DAN TAK KAN PERNAH KEMBALI LAGI

SAAT  ITU AKU TERSADAR DAN TERBANGUN DARI DUNIA ITU
BAHWA AKU BENAR-BENAR BUTUH CINTA DAN AKU JUGA BUTUH KASIH SAYANG DI SINI
AKU MERASA PERHATIAN DAN PENGERTIAN SANGAT JAUH MENINGGALKAN KEHIDUPAN KU
AKU MERASA TANPA CINTA ITU HIDUP TERASA HAMPA
DAN ALAM PUN TANPA CINTA TAK KAN PERNAH BISA BERSEMI
UNTAIAN DEMI UNTAIAN KATA
YANG TERSIRAT DALAM MAKNA
SELALU KU SUSUN KALIMAT DEMI KALIMAT
HINGGA MENJADI BAIT PUISI TERINDAH
NAMUN APALAH DAYA DIRIKU SAAT INI
KINI TANGAN KU PUN TAK SAMPAI UNTUK MENGGENGGAM CINTAMU DISANA
DIMANAKAH AKAN KU CARI CINTA ITU
HARUS KAH KU KAIS DALAM BINGKISAN BAIT



KINI HIDUP KU KIAN TERSAKITI DENGAN PERASAAN INI
GUNDAH SEMAKIN HARI SEMAKIN MENJADI
KINI GALAU KIAN MERASUKI HIDUP KU
DAN AIR MATA KU KINI SEAKAN MENGHANTUI
SETIAP MALAM KU HANYA MENATAP LANGIT
DI KELILINGI OLEH CAHAYA LAMPU YANG REDUP
MENGHANTAR KAN TIDUR KU YANG TERLALU SINGKAT
MEMBAYANGKAN PERJALANAN CINTAKU SAAT INI YANG TAK TAHU ENTAH DIMANA
KISAH CINTA YANG TIDAK AKAN PERNAH ADA UJUNGNYA
UKIRAN CINTAKU KINI HANYA SEKILAS SAJA
DATANG DAN PERGI UNTUK SELAMA-LAMANYA
CINTA KU TIDAK ADA YANG BERMAKNA
KU INGIN MENGGANTUNG KAN CINTA INI DALAM KEHIDUPAN KU
MENGUBUR DALAM-DALAM PADA  HIDUP INI
TETAPI SETIAP MALAM AKU MENGINGINKAN SELALU ADA SESEORANG
YANG MEMBERIKAN KEHANGATAN CINTA
YANG MEMBERIKAN CUMBURAYU MANIS NYA SETIAP MALAM
TETAPI ITU HANYA BAYANGAN YANG TAK AKAN MUNGKIN BISA KU RASAKAN SAAT INI
KINI HIDUP KU BERGULAT DENGAN DUNIA SEPI..

Selasa, 17 Desember 2013